Budget operasi kontraktor tambang batubara, langkah demi langkah.

SEKALA menuntun mine planner menyusun budget operasi setahun untuk satu proyek, dengan urutan yang sama seperti cara kerja di site: dasar proyek dan cuaca dulu, lalu armada dan produktivitas, owning sebelum operating cost, biaya per aktivitas, dan terakhir revenue serta laba rugi. Setiap angka dihitung ulang begitu isian berubah.

Bicara dengan tim
Hari ini

Puluhan sheet Excel yang saling menunjuk, dengan rumus yang hanya dipahami pembuatnya. Satu asumsi berubah — harga solar, jam hujan, jarak angkut — dan semuanya harus dihitung ulang dari awal.

Dengan SEKALA

Satu alur kerja yang menghitung ulang setiap angka saat isian berubah, di mana setiap hasil bisa ditelusuri ke rumusnya dan setiap pertanyaan soal tahun depan bisa dijawab sebagai skenario.

Tujuh fase, sesuai urutan kerja di site

  1. 01

    Dasar proyek

    Proyek dan kontrak, kalender dan cuaca: kurs, harga solar, target produksi dua belas bulan, hari kerja, dan jam hujan.

  2. 02

    Produksi

    Pemilihan armada, produktivitas loader dan hauler beserta fleet matching, serta rencana produksi dan pekerjaan pendukung.

  3. 03

    Biaya alat

    Owning cost — depresiasi, bunga, asuransi — dan operating cost: solar, pelumas, ban, perbaikan, operator, dan tarif sewa.

  4. 04

    Biaya aktivitas

    Biaya dan solar per bcm atau ton untuk setiap aktivitas, ditambah biaya support dan fixed cost di luar armada.

  5. 05

    Finansial

    Revenue dari tarif kontrak, gross profit, dan laba rugi dua belas bulan.

  6. 06

    Approval

    Budget site ditinjau project manager lalu head office sebelum menjadi master budget.

  7. 07

    Kontrol

    Aktual dibandingkan budget, dengan waterfall yang mengurai selisihnya menjadi efek PA, UA, produktivitas, dan jumlah unit.

Setelah budget tersusun

What-If Studio

Budget yang sudah jadi bukan akhir — itu titik awal bertanya. Bagaimana kalau tahun depan lebih basah? Kalau solar naik 15%? Atur hingga dua belas tuas, dari jam hujan sampai PA dump truck, dan seluruh KPI setahun dibandingkan dengan budget dasar.

Tanya seperti ke rekan kerja

Ketik pertanyaannya dengan bahasa biasa. Jawabannya kembali lengkap dengan grafik dan tabel yang dibutuhkan.

AI tidak menghitung angka

Semua biaya, KPI, dan nilai grafik berasal dari mesin hitung budget SEKALA yang teruji terhadap workbook acuan. AI hanya memilih simulasi mana yang dijalankan dan apa yang ditampilkan.

Tidak ada angka kotak hitam

Setiap hasil punya tombol “tunjukkan cara hitung”, jadi angka mana pun bisa ditelusuri ke rumusnya.

Semua dalam Rupiah

Semua dalam Rupiah; alat yang harganya dalam dolar dikonversi dengan kurs bulanan yang bisa Anda ubah kapan saja.

Langsung bisa mulai

Data alat dan curah hujan sudah terisi sebagai titik awal. Mulai dari contoh data pelatihan, atau dari budget kosong.

Deployment

VPS privat atau on-premise, di infrastruktur milik Anda sendiri. Tidak tersedia sebagai SaaS.

Pertanyaan

Siapa mengisi bagian yang mana?

Setiap fase punya penanggung jawab — Engineering, Plant, Admin, Finance — dan peran pengguna menentukan siapa boleh mengubah apa.

Apakah AI yang menghasilkan angkanya?

Tidak. Semua angka berasal dari mesin hitung budget. AI hanya memilih simulasi yang dijalankan dan cara menampilkan hasilnya.

Mata uang apa yang dipakai?

Rupiah. Harga dalam dolar AS dikonversi dengan kurs bulanan yang Anda tentukan.

Bisa dicoba tanpa data sendiri?

Bisa. Anda bisa mulai dari contoh data pelatihan alih-alih budget kosong.

Apakah SEKALA tersedia sebagai SaaS?

Tidak. SEKALA dipasang di VPS privat atau di server Anda sendiri, sehingga struktur biaya Anda tetap tinggal di dalam perusahaan.

Baca selanjutnya

Mulai dari masalah bisnis Anda, bukan dari daftar produk.

Ceritakan prosesnya. Kami bantu petakan mana yang paling berdampak untuk dibenahi lebih dulu, sebelum satu baris kode pun ditulis.

Jadwalkan diskusi [email protected]